
hujan sore yang lesai membasahi puisimu
telah menggenang imajinasiku dalam kolam rerumputan
di sana ku temukan sepasang sayap kupu-kupu
terbelenggu dalam kerinduan
kucoba memelepasnya namun kutak mampu
lalu aku berlari ke dalam sebuah rumah tua
di sana kutemukkan sebingkai fhoto
dengan mata yang sendu aku terpaku menatapnya
di balik bingkai fhoto
ada bisik sunyi berkumandang:
"seperti sepasang sayap kupu-kupu terbelenggu dalam kerinduan"
js: tangerang : januari : 2010